Pages

Senin, 15 Juli 2013

Kiai Sederhana

Kiai Sederhana


Kiai Romli dikenal sebagai kiai sederhana yang tidak memikirkan harta benda. Beliau hanya mementingkan ilmu agama. Dan tidak mau dipusingkan kemewahan harta seperti mobil.

Di suatu hari, ada seorang santrinya yang sudah sukses bersilaturrahim kepada Kiai Romli. Untuk ungkapan  rasa syukur atas usahanya, santri tersebut  ingin memberikan hadiah sebuah mobil kepada kiainya tersebut.

“Ki yai ? alhamdulillah usaha saya berkembang besar. Sebagai rasa syukur, saya bawa mobil dua, maksud saya mau dikasihkan kepada ki yai satu mobil ,  kata Jumadi kepada Kiai Romli.

Karena tidak mau dipusingkan dengan urusan perawatan mobil tersebut, maka kiai Romli menolaknya.

"Tidak usah Jum, tar bikin repot saja,” begitu jawab kiai Romli berkali-kali.

“O ya sudah pak kiai, mobil ini saya bawa pulang saja,” lanjut Jumadi.

“Jangan dibawa pulang Jum ? biar aja disini mobilmu, begitu  timpal kiai Romli.

Jumadi bingung dengan pernyataan kiainya ini. “ loh Bagaimana kiai? Kok tidak boleh dibawa pulang, kiai kan menolak hadiah ini?”

“gini Jum Maksudku, mobil ini biar di sini tetapi tetap menjadi milikmu. Nanti bila ada kerusakan atau ganti ban kan masih tanggunganmu bukan saya yang mengganti,” jelas kiai sambil terkekeh-kekeh.


“Oalah begitu ya pak kiai. Siap, kalau ada apa-apa terkait mobil ini, hubungi saya pak kiai,” jawab Jumadi seraya mengecup tangan kiai berpamitan pulang. Satu mobilnya ditinggal di rumah kiainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar